BERITA


SAFARI RAMADHAN 2026, Pemprov NTB Perkuat Komitmen Pendidikan di SMAN 1 Sape

SMAN 1 Sape (04/03/2026)-Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menggelar program tahunan bertajuk SAFARI RAMADHAN 2026 yang kali ini dipusatkan di SMAN 1 Sape, Kabupaten Bima. Kegiatan berlangsung mulai pukul 02.00 hingga 03.30 WITA dengan penuh khidmat dan antusiasme dari para peserta yang hadir.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur NTB, Indah Damayanti Putri, S.E., M.I.P., yang juga didapuk sebagai pembicara utama (public speaking). Turut hadir Camat Sape, Muhammad Akbar, S.P., M.Si., Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Kota dan Kabupaten Bima, para pengawas pendidikan, serta seluruh kepala sekolah dan guru SMA, SMK, dan SLB se-Kabupaten dan Kota Bima.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTB menyoroti sejumlah isu strategis di dunia pendidikan, khususnya persoalan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Ia menegaskan bahwa praktik perundungan dapat memberikan dampak psikologis jangka panjang terhadap peserta didik dan berpotensi mengganggu proses belajar mengajar.

Selain itu, beliau juga mengangkat persoalan pernikahan di bawah usia yang masih menjadi tantangan di beberapa wilayah. Menurutnya, pernikahan dini tidak hanya berdampak pada aspek sosial dan ekonomi, tetapi juga berpengaruh besar terhadap keberlanjutan pendidikan generasi muda.

“Saya berharap kepada bapak dan ibu kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB untuk bekerja lebih optimal dalam memajukan pendidikan di sekolah masing-masing. Sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan mendorong tumbuhnya generasi yang cerdas serta berkarakter,” tegasnya.

Melalui program SAFARI RAMADHAN 2026 ini, Pemerintah Provinsi NTB menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan, sekaligus menjadikan momentum Ramadan sebagai sarana refleksi dan peningkatan kualitas pendidikan di Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan harapan agar dunia pendidikan di Kabupaten dan Kota Bima semakin maju, bebas dari perundungan, serta mampu mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.